Asupan Gizi untuk Harimau di Medan Zoo Turut Terdampak Pandemi Covid-19

Medan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Dirut PUD) Pembangunan Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Gerald Partogi Siahaan, bergerak cepat melihat kondisi harimau sumatera yang viral di media sosial Instagram.

Dalam unggahan salah satu akun di Instagram memperlihatkan seekor harimau https://medanhariini.com/ sumatera dengan kondisi kurus sedang memakan rumput. Video tersebut kemudian viral dan memunculkan beragam komentar.

Merespons hal itu, Gerald beserta jajaran melihat langsung kondisi harimau, Jumat (24/9/2021). Kepada wartawan, Gerald mempersilahkan Dokter Hewan Medan Zoo, Drh Yona Dumaica, menjelaskan kondisi terkini harimau yang sempat viral.

Dikatakan Yona, satwa jenis kucing-kucingan, salah satunya harimau, prilaku makan rumput sebenarnya memang lazim. Bagi harimau, memakan rumput biasanya untuk membantu pencernaan. Ada istilah hair ball atau bola bulu, kondisi saat harimau menjilat tubuh dan bulunya ikut tertelan lalu kumpul dipencernaannya.

"Nah, biasanya harimau berusaha membuangnya dengan cara memakan rumput agar bisa memuntahkan kembali bulu-bulu tadi, seperti itu," jelasnya.

Diakui Yona, harimau sumatera yang viral dan beredar di media sosial, kondisinya memang beberapa bulan lalu sempat sakit. Saat ini dalam kondisi pengobatan dan dalam perawatan pengelola Medan Zoo.

"Kondisinya sudah sembuh, tapi memang butuh waktu pemulihan kesehatan, pemulihan untuk mengembalikan bobot badan," ujarnya.

Harimau tersebut bernama Bintang Baringin, berjenis kelamin jantan dan berusia 10 tahun. Sakit yang dialami harimau adalah infeksi pencernaan diakibatkan virus salmonella. Untuk saat ini infeksi sudah tidak terlihat, hanya saja butuh nutrisi dan pola makan.

"Karena sakitnya itu, berat badannya jadi berkurang. Karena ada penurunan nafsu makan juga, kan," ungkap Yona.

Weergaven: 1

Opmerking

Je moet lid zijn van Beter HBO om reacties te kunnen toevoegen!

Wordt lid van Beter HBO

© 2021   Gemaakt door Beter HBO.   Verzorgd door

Banners  |  Een probleem rapporteren?  |  Algemene voorwaarden